Lantai anti slip merupakan jenis yang dirancang khusus guna mengurangi risiko kecelakaan. Jenis lantai rumah satu ini memiliki banyak fungsi dan manfaat yang layak diperhatikan. Sesuai namanya, lantai satu ini memiliki permukaan traksi positif sehingga bisa meminimalisir kemungkinan orang akan tergelincir dan jatuh.

Definisi Lantai Anti Slip
Seperti yang dijelaskan sebelumnya, lantai ini bisa mengurangi resiko terpeleset, tersandung, bahkan jatuh. Anti slip didesain untuk memberikan daya cengkeram dan traksi tinggi, bahkan dalam kondisi basah atau berminyak sekalipun. Hal ini otomatis sangat cocok untuk memastikan keselamatan penghuni rumah dari kecelakaan.
Biasanya, lantai satu ini memiliki permukaan bertekstur atau memakai bahan tambahan seperti agregat atau pasir. Fungsinya untuk meningkatkan daya cengkeram. Dampaknya bisa membantu meningkatkan stabilitas dan pijakan orang yang berjalan di lantai. Dengan demikian, mampu mengurangi kecelakaan dan cedera.
Pilihan Lantai Rumah Anti Slip
Saatnya banyak pilihan lantai anti slip yang bisa dipilih untuk hunian. Tentunya hal ini tanpa mengorbankan tampilan di dalamnya. Berikut ini ada beberapa pilihan jenis lantai yang bisa dipilih:
1. Lantai Vinyl Bertekstur
Vinyl menjadi rekomendasi lantai anti slip favorit banyak orang. Pasalnya, jenis ini memiliki tampilan mirip kayu atau batu, namun jauh lebih aman dan praktis. Versi bertekstur punya permukaan kesat, sehingga tidak mudah membuat orang terpeleset meski terkena air. Penggunaannya sangat ideal untuk dapur, ruang keluarga, hingga kamar mandi.
Selain anti licin, vinyl juga sangat empuk saat diinjak dan tahan air. Hal ini memungkinkan anak-anak bisa bebas lari-lari tanpa bikin orang tua deg-degan. Selain itu, para lansia pun bisa tetap nyaman bergerak. Menariknya, perawatannya vinyl pun sangat mudah hanya cukup dengan mengelap rutin saja.
Berdasarkan ulasan dan unggahan di media sosial TikTok, pengalaman pengguna terhadap lantai vinyl stiker umumnya positif, terutama terkait daya tahannya. Selain itu, lantai ini juga memiliki kemudahan perawatan, anti licin dan estetika dengan harga terjangkau. Bahkan, setelah 5 tahun lantai ini sangat aman dan tidak copot sama sekali. Ada juga bagian yang terkena benturan, namun hanya tampak sedikit tidak rusak berlebihan.
2. Keramik Matte Anti Slip
Jika menyukai material keramik, maka bisa memilih yang memiliki finishing matte atau anti-slip. Permukaan keramik lantai satu ini tidak licin dan memiliki daya cengkeram baik dibandingkan jenis keramik glossy. Penggunaannya sangat ideal untuk area basah seperti kamar mandi, teras, hingga dapur.
Selain itu, keramik jenis ini juga tahan lama dan mudah untuk dibersihkan. Pengguna bisa memilih motif batu alam atau warna netral supaya tetap estetik. Dampaknya, rumah pun tetap cantik dan tidak membuat khawatir saat anak-anak bermain di lantai.
3. Lantai Gabus
Gabus memiliki permukaan empuk dan tidak licin, bahkan ketika lembab sekalipun. Material ini berasal dari kulit pohon ek yang telah dipadatkan, sehingga ramah lingkungan dan memiliki insulasi suara baik. Penggunaannya sangat cocok untuk lantai kamar anak, ruang belajar, hingga ruang santai.
Dengan demikian, ketika anak jatuh saat main, maka lantai gabus ini akan meredam benturan dan mengurangi risiko cedera. Lansia pun juga lebih nyaman melangkah karena permukaan lantai rumah ini sangat lembut dan stabil. Gabus ini sangat tepat menjadi pilihan aman sekaligus estetik.
4. Lantai Kayu Laminasi Anti Slip
Laminasi kayu memiliki tampilan hangat dan natural. Akan tetapi, pastikan memilih yang memiliki anti-slip. Permukaan lantainya tampak kesat dan tidak licin, sehingga cocok untuk ruang tamu atau kamar tidur. Selain itu, laminasi juga lebih tahan goresan dan mudah untuk dibersihkan.
Untuk itu, pemilik rumah bisa memilih warna terang supaya ruangan terasa lebih luas. Anak-anak pun bisa bebas bermain, dan lansia tetap nyaman berjalan tanpa takut akan terpeleset. Kayu laminasi anti-slip ini adalah perpaduan sempurna antara gaya dan fungsi maksimal.
Lantai Vinyl dan Keramik Matte, Pilih Mana?
Untuk soal keamanan, lantai vinyl bertekstur (textured vinyl) biasanya lebih aman. Hal ini karena sifatnya tidak licin, lembut, dan mampu meredam benturan. Keunggulan ini membuatnya ideal untuk anak dan lansia, terutama di area basah seperti kamar mandi.
Di sisi lain, keramik matte juga aman karena memiliki formula anti-slip. Akan tetapi lebih keras dan dingin. Oleh sebab itu, pilihlah lantai vinyl untuk kenyamanan dan keamanan benturan. Sedangkan, pilih keramik matte jika ingin mengedepankan daya tahan superior terhadap panas dan goresan di area lalu lintas tinggi.
Memilih lantai anti slip bukan hanya berbicara mengenai gaya saja. Akan tetapi soal menjaga keselamatan orang-orang yang kita sayangi. Terutama untuk anak-anak dan lansia yang membutuhkan ruang mendukung aktivitas mereka tanpa risiko. Oleh sebab itu, jangan ragu untuk menggunakan lantai ini untuk memastikan setiap langkah terasa aman dan nyaman. /Estri



